Sekolah Berpaham Radikal Akan Dipantau

0
66

Harakatuna.com. Solo-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal menertibkan sekolah yang mengajarkan hal-hal berbau radikalisme. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terorisme mulai sejak dini.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan Ganjar dengan para mantan narapidana kasus terorisme (napiter) yang tergabung dalam Yayasan Gema Salam di Solo, Jumat (28/6/2019). Mereka bersilaturahmi sambil membahas langkah pencegahan penyebaran radikalisme.

Awalnya Ganjar mengaku bingung apa yang menjadi penyebab anak-anak dan remaja memiliki pemikiran radikal. Dia menggali informasi dari eksnapiter agar bisa mencegahnya.

“Doktrin ke anak itu tentunya mengikuti orang tuanya, setiap hari ditanamkan mana yang kafir, thogut. Pencegahan yang bisa dilakukan ialah memilihkan anak ke sekolah yang mengajarkan radikal,” kata Ketua Yayasan Gema Salam, Joko Tri Harmanto atau akrab alias Jack Harun.

Selain itu, eks napiter kasus Bom Bali I tersebut meminta orang tua agar terus mendampingi anak dalam bermedia sosial. Saat ini media sosial juga dinilai menjadi sumber penyebaran radikalisme.

Kepada wartawan, Ganjar mengaku akan menertibkan sekolah yang tidak mengajarkan murid sesuai nilai Pancasila. Dia juga sudah mengumpulkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jateng untuk penertiban ini.

“Saya sudah ngomong ini dengan kepala sekolah. Ini tidak boleh ada lagi dan kita awasi. Ke depan kita tertibkan agar mencegah adanya pikiran-pikiran yang tidak sepaham dengan pendiri bangsa,” ujar dia.

Sedangkan untuk eks-napiter, Ganjar mengaku siap membantu agar mereka tidak kembali lagi ke jalur yang keliru. Salah satunya dengan memperbaiki perekonomian mereka.

“Kami sudah bertemu Komnas HAM membahas hal yang sama. Kalau soal permodalan, akses pelatihan, pendampingan, itu tidak sulit untuk membantu mereka,” pungkasnya.

sumber : https://www.harakatuna.com/sekolah-berpaham-radikal-akan-dipantau.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here