ISIS mendeklarasikan diri di Aceh

0
87

Harakatuna.com. Aceh-Kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tiga hari yang lalu mendeklarasikan diri di Provinsi Aceh. Bersamaan dengan itu, di Aceh jaringan ISIS telah dilengkapi dengan sejumlah persenjataannya. Pasalnya, mereka telah bersiap diri untuk melakukan berbagai aksi teror.

Pengamat Terorisme Indonesia Al-Chaidar, Sabtu 21 September 2019 mengatakan, pada 19 September 2019 lalu, para kelompok itu telah mendaklarasikan diri melalui YouTube dan tersebar ke seluruh media sosial.

“Telah beredar video ke sejumlah media sosial, yang mengatasnamakan pembebasan kemerdekaan Aceh Darussalam/Aceh Merdeka, dan Tentara Islam Aceh Darussalam. Kelompok itu merupakan teroris lokal yang didukung oleh ISIS,” ujar Al- Chaidar.

Al- Chaidar menambahkan, para kelompok itu rencananya akan melakukan serangan-serangan brutal ke beberapa tempat. Untuk sementara beberapa tempat yang telah dibidik menjadi sasaran teror adalah kantor pemerintahan dan ke pihak kepolisian.

Al- Chaidar juga menyampaikan bahwa pusat basis kelompok ISIS di Aceh berada di Kabupaten Aceh Timur dan pimpinannya bernama Abu Hamzah.  Jaringan ini telah memiliki sejumlah persenjentaan, serta ada 19 personel ISIS yang memiliki persenjataan lengkap.

Tambahnya, tujuan mereka mendeklarasikan diri sebagai upaya untuk membentuk Negara Islam di Aceh, namun para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tidak mendukung kelompok tersebut.

“Kelompok itu bernama sebagai kelompok Yahdi, merupakan kelompok teroris lokal yang telah didukung oleh ISIS. Kini jumlahnya personelnya sudah tergolong banyak, pusatnya berada di Kabupaten Aceh Timur,” tutur Al-Chaidar.

Tambahnya, tujuan mereka mendeklarasikan diri sebagai upaya untuk membentuk Negara Islam di Aceh, namun para mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tidak mendukung kelompok tersebut.

“Bagi mantan teroris alumni Jalin Aceh telah mengetahui keberadaan kelompok ini, namun mereka tidak ikut mendukung, alasan tidak mendukung itu ada berbagai hal. Namun untuk ideologinya tetap sama,” kata Al-Chaidar

Sumber : Harakauna

#muslimsejati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here