Pentingnya Menanamkan Rasa Nasionalisme Sejak Dini

0
78

TIMESINDONESIA, MALANG – Nasionalisme adalah sebuah kesadaran, semangat dan keteguhan cinta tanah air. Memiliki rasa nasionalisme sangat penting bagi warga Indonesia. Seperti kita ketahui bersama bahwasannya Indonesia merupakan negara yang majemuk, namun kemajemukan ini menjadi kekayaan tersendiri bagi negara Indonesia.

Kekayaan bahasa, ras, budaya dan kekayaan alam yang sangat melimpah. Di tengah kemajemukan negara Indonesia maka sangat dibutuhkan rasa nasionalisme sebagai pemersatu anak bangsa.

Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Kemerdekaan diraih tidak dengan cuma-cuma, melainkan dengan perjuangan yang mengeluarkan genangan darah dan tetesan air mata.

Perjuangan tersebut semata-mata agar kita bebas dari perbudakan atau penindasan. Dari perjuangan para luhur kita sebagai generasi muda harus memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Seperti pidato bung karno yaitu  “Beri aku 10 Pemuda niscaya akan kuguncang dunia” betapa pentingnya pelajar dalam berkiprah untuk kemajuan bangsa. Bangsa akan maju apabila pemudanya memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Menanamkan rasa nasionalisme sejak dini sangatlah penting karena mereka hidup pada era globalisasi. Anak-anak menjadi lebih mudah terpengaruh pada budaya dan nilai-nilai negara lain yang mungkin tidak sesuai dengan yang dianut oleh Indonesia.

Untuk itu, orang tua harus berusaha lebih keras dalam menanamkan rasa mencintai dan menghargai nilai-nilai kebangsaan. Memanamkan rasa nasionalisme sejak dini tidaklah mudah. Namun, orang tua harus berusaha menanamkan rasa nasionalisme pada anak supaya terbentuk pribadi yang cinta akan tanah air.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk menanamkan rasa nasionalisme diantaranya; Orang tua bisa melakukannya dengan cara mengajarkan anak dan membiasakan untuk menggunakan bahasa Indonesia di rumah.

Pada saat ini ada sebagian orang tua yang membiasakan anak menggunakan bahasa asing dan itu tidak salah. Akan tetapi, sebaiknya mengutamakan anak menggunakan bahasa Indonesia di rumah. Karena anak dapat mempelajari bahasa asing di sekolah atau kelas tambahan.

Selain menggunakan bahasa Indonesia, menanamkan rasa nasionalisme dapat dilakukan dengan mengajarkan lagu-lagu nasional.

Pada saat ini, banyak anak yang hafal lagu modern ketimbang lagu kebangsaan Indonesia. Mengajak atau membawa anak berkunjung ke museum dan melihat sejarah. Menceritakan jejak-jejak sejarah, karena anak cenderung malas membaca sejarah dengan buku yang sangat tebal.

Oleh karena itu, ceritakan kepada anak dengan cara seunik mungkin agar anak memiliki ketertarikan untuk mengetahui lebih dalam.

Memperkenalkan keanekaragaman budaya, dengan cara membelikan buku cerita bergambar, karena biasanya anak-anak lebih suka buku dengan bermacam gambar daripada buku yang isinya tulisan saja.

Maka dengan demikian, anak tidak akan terpengaruh oleh budaya asing karena telah tersentuh melihat sejarah perjuangan para tokoh kemerdekaan bangsa Indonesia.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Jadi dapat disimpulkan bahwa menanamkan rasa nasionalisme itu sangatlah penting. Supaya lahir generasi muda yang memiliki sikap nasionalisme tinggi. Sehingga dapat membawa Indonesia menjadi negara maju.

*) Penulis: Indah Nur Jannah, Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Universitas Islam Malang (Unisma)

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here