Setelah resmi dilantik sebagai Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta menyambangi kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH. Abdusshomad Buchori di kediamanya.

Dalam silaturahmi ini, Nico turut mengajak Dirintelkam Polda Jatim Kombes Slamet Hariyadi dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko setelah sebelumnya menemui Ketua PBNU KH Marzuqi Mustamar.

“Untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolda Jatim yang baru dan memohon doa restu agar dalam pelaksanaan tugas dalam menangani Covid-19 diberi kelancaran dan tuntas. Serta pengamanan Pilkada Serentak di Jatim bisa berjalan aman dan kondusif,” kata Nico kepada wartawan, Sabtu (28/11).

Selain silaturahmi, Nico juga telah memberikan bantuan sosial berupa satu ton beras dan satu ribu masker. Kedepan, jenderal kelahiran Surabaya itu
berharap, Jawa Timur akan selalu terus menjadi Provinsi yang aman dari segala hal, secara Iman, Imun dan Aman. Sehingga bersama sama untuk “Ayo Jogo Jawa Timur”.

Sementara itu, KH. Abdusshomad Buchori menyatakan, bahwa Kapolda Jawa Timur yang sebagai putra daerah pastinya bisa menjaga Jatim bisa lebih baik dengan konsep, Iman, Imun dan Aman.

Bersama sama dengan Pangdam V Brawijaya, ia yakin wilayah Jawa Timur kedepan bisa aman dan konfusif. Iman itu yang artinya sebagai pondasi dalam hidup, orang itu tidak boleh stres, sehingga harus kuat lahir dan batin. Indonesia sebagai negara yang sangat besar, sehingga dengan dipimpin putra daerah seperti Kapolda Jatim saat ini kami yakin, bahwa Jatim bisa aman dan tentram serta kondusif.

“Dengan Jatim dipimpin oleh putra daerah, seperti halnya Kapolda Jatim saat ini, saya yakin bahwa Jatim kedepan akan aman dan kondusif, dengan menggunakan konsep Iman, Imun dan Aman,” ucap KH. Abdusshomad Buchori, menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here