Aksi terorisme yang kembali terjadi di indonesia menjadi sebuah perthatian tersendiri bagi seluruh warga indonesai dan instutusi polri, aksi aksi terorisme yang berujung membuat gaduh di indonesia dikecam oleh banyak Kalangan

Kapolres Jember AKBP Arif Rahman  Arifin mengatakan terorisme merupakan sebuah kejahatan yang sangat berbahaya dan luar biasa (extra ordinary crime), sehingga butuh penangangan secara serius dan keterlibatan semua pihak dalam menyelesaikan masalah ini.

Hal tersebut di ungkapkan Kapolres jember di hadapan Peserta pertemuan dengan FKUB, Bakesbangpol, kodim 0824 dan Dan Yonif Brigif 509 hari rabo di Gereja Santo Yudup Jember. Dikatakan diwilayah Jember Bondowos Situbondo dan Banyuwangi sebagai wilayah Tapal Kuda jawa timur bagian timur perlu kewaspadaan kita bersama mengingat pola pola aksi teroris menggunakan cara garis putus dan individu yang sulit di deteksi.

Karena itu perlu sekali meningkakan pengamanan bersama melalui tokoh umat beragama serta memantapkan koordinasi dan konsolidasi bagi seluruh lembaga-lembaga yang ada, ucapnya. Kamis (01/04/2021)

Menurut AKBP Arif Rahman Arif, terorisme sudah masuk dalam tahap serious crime dan Penanggulangannya kita perlu keterlibatan lembaga-lembaga lain yang ada di masyarakat. Kapolres Jember menjelaskan bahwa kita harus secepatnya antisipasi pencegahan tindak pidana terorisme Pasca Bom Bunuh diri di makasar, masyarakat harus meningkatkan kesiapsiagaan secara nasional, khususnya di tempat tempat ibadah.

Pihaknya berharap Jember dapat lebih Aman, maka diperlukan adanya sinergi dari banyak pihak agar mendapat hasil yang baik dalam penanganan terorisme. “Langkah kongkrit yang akan di lakukan untuk mempererat silaturahmi antar umat beragama secara pereodik akan melakukan Goes Bersama”, pungkas Kapolres Jember.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here